ADAKAN SIMULASI CBT-ONLINE, SMKMITA SIAPKAN SISWA JELANG PTS 2020

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Slider

Taman, Sidoarjo(23/9). Pagi hari tadi, SMKMITA telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi CBT (Computer Based Test) Online, yakni aplikasi baru yang pada tanggal 28 September mendatang akan digunakan sebagai media untuk pelaksanaan PTS atau Penilaian Tengah Semester secara daring. Kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar meski antar siswa/i dan staff dewan guru tidak bertemu secara langsung dan hanya menggunakan media zoom.

Setelah beberapa bulan terakhir menjalani kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh, kini sekolah dan siswa tengah disibukkan dengan serangkaian persiapan jelang PTS atau Penilaian Tengah Semester yang berlangsung secara daring. Tak terkecuali SMK Muhammadiyah 1 Taman, yang baru-baru ini me-launching sebuah aplikasi baru sebagai penunjang proses belajar mengajar.

Harus melaksanakan pembelajaran secara jarak jauh, memang menyulitkan banyak pihak tidak tekecuali siswa dan guru, apalagi menjelang kegiatan penilaian tengah semester. Salah satunya adalah mengenai media yang tidak mendukung. Oleh karenanya, SMK Muhammadiyah 1 Taman mengagas sebuah aplikasi demi kelancaran proses belajar mengajar.

“Kendalanya juga karena terlalu besarnya pengguna platform bebas, akhirnya menghambat materi yang disampaikan ke peserta didik,”ujar Moh. Haris Setiawan, selaku Waka Kurikulum.

Kegiatan Sosialisasi CBT Online hari ini tidak hanya mengumumkan seputar adanya aplikasi terbaru yang dirintis oleh SMK Muhammadiyah 1 Taman, tetapi juga disertai dengan simulasi pengerjaan soal agar nantinya siswa/i tidak akan mengalami kesulitan saat pelaksanaan PTS Online. Tidak hanya itu, dijelaskan juga bahwa aplikasi tersebut nantinya tidak hanya berfungsi untuk PTS Online dan pembelajaran jarak jauh saja, tetapi juga berisi nilai siswa, presensi, tabungan, PPDB, dll.

Moh. Haris Setiawan mengatakan bahwasannya rencana pembuatan aplikasi tersebut telah sejak lama ada. Dan bisa terwujudkan sekarang merupakan suatu kebanggaan bagi banyak pihak. Ia berharap dengan adanya aplikasi ini, maka tidak akan ada lagi tugas siswa yang hilang atau terselip.

“Semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin aplikasi ini, terutama bagi seluruh dewan guru dan juga peserta didik. Sehingga bisa melakukan pembelajaran dengan lancar, ujian lebih simple dan tidak ribet lagi.”tambahnya.

Penulis. Endah-J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *