Pengajian Online Cabang Unggulan PCM Banjarmasin

Tak Berkategori

Taman, Sidoarjo – Melanjutkan acara Cabang Ranting Muhammadiyah Virtual Expo Dan Cabang Award IV 2022 yang dimulai dari tanggal 19 Februari 2022. Kini dilaksanakan acara Tabligh Akbar yg dilaksanakan dari tanggal 21-26 Februari.

Di tanggal 24 Februari dilaksanakan pengajian yang dimulai pukul 19.30-22.00 WIB. Kegiatan tersebut bertempat di Pimpinan Cabang Banjarmasin 04 lebih tepat nya di Masjid Al-Jihad. Pengajian dilaksanakan secara online lewat zoom dan disiarkan live lewat chanel youtube LPCR PP Muhammadiyah.

Masjid Al-Jihad menjadi salah satu masjid terbaik dan termakmur se Indonesia, juga menjadi percontohan tingkat nasional oleh pengembangan cabang ranting pimpinan pusat Muhammadiyah.

Masjid Al-Jihad banjarmasin di tahun 2022 ini, telah berusia 53 tahun. Di awali kisah perjuangan yang heroit karna kaum muslimin harus menggumpulkan uang untuk pelunasan tanah dan pembangunan dalam jangka waktu yang sangat mendesak.

Di resmikan sebagai masjid pada tanggal 11 Juli 1969. Sehingga, tepatlah bila masjid ini dinamakan Masjid Al-Jihad karna sesuai dengan karakter dan jiwa yang mengakar dari semangat para tokoh-tokoh yang mendahului sebagai pejuang Allah SWT dan di wariskan generasi penerusnya.

Di dalam kegiatan tersebut, mereka menggandeng seorang pemateri yaitu Ustaz. H. Riza Rahman, Lc. Beliau membawakan materi mengenai, apakah pejamkan mata di dalam berdoa itu juga dilarang sebagaimana ketika kita sholat. Memejamkan mata yang dilarang di dalam sholat dalam ibadah-ibadah yang secara umum di perintahkan.

“Rasulullah SAW itu hanya melarang kita memejamkan mata di dalam sholat karna perbuatan itu adalah perbuatan ciri khas orang-orang yahudi di dalam ibadah-ibadah mereka, rasul ingin jauhkan kaum muslimin dari kebiasaan orang-orang yahudi dalam beribadah. Sehingga rasulullah melarang, mungkin ada sebagaian orang yang pejamkan mata dalam sholat dengan satu tujuan agar saya mendapatkan kekhusyu’kan,” ujar Ustaz Riza

Kekhusyu’kan yang dia rasakan adalah kekhusyu’kan yang harus bersumberkan dari bimbingan Nabi SAW.

Setelah penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sekaligus menutup acara tersebut.

Penulis : Tasya-J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *