SMKMITA SUKSES GELAR ANBK 2022, SASARKAN UNTUK SISWA KELAS XI SEMUA JURUSAN

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Slider

Taman, Sidoarjo – Guna asah kemampuan siswa, SMKMita gelar ANBK selama dua hari, yakni pada Senin, (29/8) dan Selasa, (30/8).

ANBK sendiri memiliki singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang bertujuan untuk menilai mutu sekolah, madrasah, dan program kesetaraan di tingkat dasar dan menengah. Seperti namanya, ANBK dilakukan dengan berbasis komputer.

“Dengan adanya ANBK ini, bukan lagi siswanya yang dinilai, tapi sekolanya. Jadi bisa lebih mengenal tentang mutu di sekolah agar bisa di kembangkan lagi karena terlihat dari hasil ANBK ini,” tukas Rahmidito Kurnia Devica Anggraini, S. Pd selaku ketua Panitia ANBK.

Suasana ANBK di Lab.OTKP

Nama-nama yang tercantum di ujian ANBK ini diharap siswa datang sebelum pukul 07.00 WIB. Sebelum masuk kedalam lab, siswa dikumpulkan di basecamp masing-masing untuk pemberian kartu peserta dan berdoa bersama-sama. Dengan pembagian basecamp yaitu lab APK di ruang teori 1, lab AKL di ruang teori 2, dan lab TKJT di ruang teori 3.

Suasana ANBK di Lab.Kom.TKJ

Pada hari pertama materi yang diujikan ialah literasi dan survei karakter. Dengan durasi waktu 120 menit yang terbagi menjadi 3 stage. Sedangkan pada hari kedua, materi ANBK yang diujikan yaitu mengasah kemampuan numerik dan survei lingkungan belajar. Dengan durasi waktu yang sama pada hari pertama.

Suasana ANBK di Lab.AKL

“Semoga ANBK hari ini dilancarkan, kerjakan dengan sungguh-sungguh. Selain untuk menilai potensi kalian, juga untuk menilai mutu sekolah kita,” jelas salah satu pengawas ANBK, Aditya Dwi Rahman, S.Kom.

Terpantau kondisi di dalam tiga ruangan yang digunakan ANBK cukup kondusif. Tiga ruangan tersebut yakni lab AK, lab APK, dan lab TKJT. Yang di setiap diisi sebanyak 15 siswa. Para siswa benar-benar terlihat fokus dalam memecahkan soal-soal ANBK.

Monev Pengawas SMK dari Cabang Dinas Pendidikan Prop.Jatim Wilayah Kab.Sidoarjo

“Untuk kedepannya siswa harus lebih siap lagi, terutama belajarnya. Karena ini menentukan hidup orang banyak, sebab yang dinilai bukan lagi siswanya melainkan sekolahnya,” harap Rahmidito Kurnia Devica Anggraini, S. Pd (Adinda-Jr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *