SMKMITA TERUS KEMBANGKAN PENINGKATAN KUALITAS PESERTA DIDIK MELALUI AKM

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Slider

Taman, 17 Maret 2021 Setiap sekolah tentunya menginginkan peserta didiknya berkembang dalam hal kualitas pendidikan. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) menjadi media SMKMITA untuk dapat menciptakan peserta didik yang unggul dalam hal kompetensi dan pengetahuan.

Kegiatan yang diadakan di ruang teori 7 ini di mulai pada pukul 08.00 s/d 10.00 WIB dihadiri 14 guru SMKMITA. Materi AKM hari ini terdiri dari AKM Literasi dan AKM Numerasi. Dengan pemateri Dr. Syamsul Sodiq, M. Pd, Dra. Amin Suryani, Drs. Gawat Nur, M. Pd, serta Dra. Andrea R, M. Pd dari Majelis Dikdasmen PCM Sepanjang.

Asesmen Kompetensi Minimum atau lebih dikenal dengan sebutan AKM ini dipandang sebagai perubahan. AKM sendiri memiliki arti sebuah sistem penilaian soal, sehingga menghasilkan perubahan dan sebuah perkembangan, tutur Dr. Syamsul Sodiq, M. Pd selaku pemateri.

“Kami ingin menekankan, bahwa sekolah maju atau tidak tergantung kualitas gurunya. Peran guru sangatlah besar terhadap kesuksesan siswa adalah 54%. Sisanya adalah peran orang tua, lingkungan belajar, kebijakan kurikulum, dll.” Ungkap beliau.

Setiap guru di SMKMITA dituntut untuk mengetahui/menganalisis kelemahan dari peserta didiknya. Hal tersebutlah yang bisa digunakan acuan untuk pembuatan soal-soal asasemen.

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) memiliki tiga instrumen nasional, meliputi AKM numerasi dan literasi, survei karakater (untuk siswa), serta survei lingkungan oleh bapak ibu guru.

“Literasi itu kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan mereferensikan berbagai teks untuk menyelesaikan masalah,” jelasnya.

Beliau juga memaparkan tentang perbedaan literasi dan numerasi. Jika kita mendapatkan informasi yang diolah menggunakan prosedur matematika, maka itu disebut dengan literasi numerasi. Sedangkan, informasi yang tidak menggunakan prosedur-prosedur numerasi disebut sebagai literasi membaca.

Dr. Syamsul Sodiq, M. Pd berharap agar program Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ini tidak menjadi program yang dijalankan untuk yang pertama dan terakhir SMKMITA.

Penulis : Fitri-j

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *