DAKWAH LITERASI – ONE DAY, ONE HADIST

Berita Unggulan

ADAB DALAM BERDO & BERDOALAH PASTI ALLAH AKAN MENGABULKANNYA

Kamis, 17 Ramadhan 1442, 29 April 2021 M

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِيُّ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو هَانِئٍ الْخَوْلَانِيُّ أَنَّ عَمْرَو بْنَ مَالِكٍ الْجَنْبِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ فَضَالَةَ بْنَ عُبَيْدٍ يَقُولُ سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَدْعُو فِي صَلَاتِهِ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَجِلَ هَذَا ثُمَّ دَعَاهُ فَقَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيدِ اللَّهِ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ ثُمَّ لْيُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لْيَدْعُ بَعْدُ بِمَا شَاءَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid Al Muqri telah menceritakan kepada kami Haiwah, ia berkata, “Telah menceritakan kepadaku Abu Hani` Al Khaulani bahwa ‘Amr bin Malik Al Janbi telah mengabarkan kepadanya bahwa ia mendengar Fadhalah bin ‘Ubaid berkata, “Nabi ﷺ mendengar seseorang berdoa dalam shalatnya dan tidak mengucapkan shalawat kepada Nabi ﷺ”, kemudian Nabi ﷺ bersabda, “Orang ini telah tergesa-gesa.” Kemudian beliau memanggilnya dan berkata kepadanya atau kepada orang lain, “Apabila salah seorang diantara kalian melakukan shalat maka hendaknya ia memulai dengan memuji Allah kemudian bershalawat kepada Nabi ﷺ kemudian berdoa setelah itu dengan doa yang ia kehendaki.” Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih. ( HR Tarmidzi no 3399, hadist Shahih )

Sumber: https://www.walpaperlist.com/2019/12/gambar-orang-berdoa-di-masjid.html

Pesan Hadist :

1. Berdoa dari segi bahasa berarti : memohon atau meminta, dengan demikian berdoa berarti sedang meminta atau memohon pada Allah.

2. Adab berdoa yang dianjurkan oleh rasulullah dimulai dengan bersyukur dan bershalawat.

3. Sebaiknya bila ingin berdoa pilihlah pada waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa.

4. Janganlah tergesa -gesa dalam berdoa, perhatikan adab – adab dalam berdoa, berdoalah yang baik. Semoga malaikat ikit mengaamiinkan doa kita tersebut.

Sumber : https://www.liputan6.com/ramadan/read/4247664/foto-muslim-bosnia-kembali-bisa-salat-berjemaah-di-masjid

5. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَقَا لَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْۤ اَسْتَجِبْ لَـكُمْ ۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَا دَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَا خِرِيْنَ

“Dan Tuhanmu berfirman, Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk ke Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”(QS. Ghafir 40: Ayat 60)

Refrensi Hadist: Ustadz Supriyadi, S.Ag

Redaksi: Jurnalissmkmita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *