RAMADHAN LEBIH DEKAT DENGAN MASYARAKAT

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Slider

Sidoarjo, dalam rangka memperingati bulan Ramadhan, SMK Muhammadiyah 1 Taman adakan kegiatan Darul Arqam yang diikuti oleh seluruh siswa/i kelas X dan XI. Jumat (24/05/19)

Siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Taman berbagi takjil pada masyarakat (Shabrina/Jurnalistik)

Disela-sela kegiatan sebelum menjelang adzan maghrib tiba, para guru, karyawan, serta siswa membagikan takjil di dua tempat yang berbeda. Yaitu didepan sekolah SMK Muhammadiyah 1 Taman yang disambut dengan penampilan live music dari Smitband untuk menghibur para warga serta bazar dari Distro SMKMITA. Sementara tempat kedua berada di depan Bank BRI Dungus-Sukodono, dengan perwakilan siswa/i dari Ortom, tak lupa mereka memakai dresscode sesuai organisasi masing-masing, yang kemudian didampingi oleh Ibu Anismawati dan Ibu Siti Rukmana.

Sebanyak 400 paket nasi, dibagikan secara gratis kepada pengendara motor dan mobil. Setelah pembagian takjil selesai, dilanjutkan dengan acara buka bersama dan sholat Maghrib berjamaah oleh seluruh warga SMKMITA. Kemudian, acara berikutnya dilanjutkan kegiatan sholat Isya’ serta sholat Tarawih bersama di aula SMK Muhammadiyah 1 Taman sampai acara penutup.

Tujuan adanya kegiatan pembagian takjil kemarin tidak lain adalah sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Allah. SWT dan suatu bukti kepedulian warga SMK Muhammadiyah 1 Taman. Tidak hanya itu, mereka juga memperkenalkan nama sekolah lewat kegiatan takjil ini dengan cara membagikan brosur.

Anggota ortom dan paskibra melaksanakan bagi takjil di Dungus-Sukodono (Shabrina/Jurnalistik)

“Jadi tujuan utama selain membagikan takjil adalah memperkenalkan nama SMKMITA dan bentuk promosi dari kita sendiri,” Ucap ibu Anismawati selaku penanggungjawab tim Promosi SMK Muhammadiyah 1 Taman.

Acara Darul Arqam masih tetap berlanjut pada Sabtu, (25/5/19) dengan suasana yang berbeda. Darul Arqam hari terakhir dilaksanakan pagi hari dengan sholat dhuha berjamaah dan juga dihadiri oleh seorang pemateri yaitu Ust. M. Fajar Siddik

“Masalah tidak akan jadi masalah jika tidak dipermasalahkan”tutupnya. (Annisa-j)

Tinggalkan Balasan