SAMBUT 1 MUHHARAM 1441 H, INI PESAN SUPRIYADI S.AG UNTUK GENERASI MUDA SMKMITA

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Prestasi


Taman, Sidoarjo — Bulan Muharram merupakan bulan yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Begitu mulianya bulan Muharram sampai-sampai bulan ini dijuluki sebagai bulan syahrullah atau bulan Allah.
Sayangnya, banyak dari generasi muda di zaman yang sudah serba maju ini melupakan bulan-bulan mulia Islam. Bahkan banyak yang justru tidak hapal dengan bulan-bulan mulia dalam Islam.
Hal ini lantas membuat Supriyadi S.Ag sedikit gemas dan memberikan wejangan kepada generasi muda SMKMITA (SMK Muhammadiyah 1 Taman) untuk tidak melupakan jati diri Islam dan senantiasa melakukan evaluasi diri, atau dengan kata lain berhijrah—di Tahun Baru Islam ini.
“Kita enggak pernah tahu ‘kan, besok kita bakal menjadi apa, akan terjadi apa, bahkan 5 tahun ke depan saja kita enggak pernah tahu kita akan jadi orang yang modelnya seperti bagaimana. Bukan begitu? Nah, itu tugas kita, tugas kalian bahkan (generasi muda SMKMITA) untuk terus melatih diri supaya bisa menjadi orang yang lebih baik,” tutur Supriyadi S.Ag saat diwawancarai, Senin (02/09).
Supriyadi S.Ag atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pak Pri ini juga mengatakan bahwa salah satu cara untuk melatih diri supaya bisa menjadi orang yang lebih baik adalah dengan berhijrah. Terlebih berhijrah di Tahun Baru Islam.
“Alangkah baiknya di Tahun Baru Islam ini, di bulan Muharram ini kita, kalian (generasi muda SMKMITA) sekaligus saya bersama-sama untuk berhijrah. Mengevaluasi diri. Bercermin pada diri sendiri, apakah kita sudah baik atau belum. Dan apakah kita perlu meningkatkan kebaikan kita atau tidak, begitu,” ujar Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah 1 Taman tersebut.
Tidak hanya itu saja, Supriyadi S.Ag juga berpesan agar generasi muda SMKMITA bisa terus mengembangkan potensi diri. Namun tidak lupa juga untuk selalu menyeimbangkan pengembangan-pengembangan tersebut dengan pengembangan Iman.
“Berhijrah itu mudah. Lakukan saja dulu dengan cara yang sederhana, seperti apa misalnya? Mengevaluasi diri. Tinggalkan sesuatu yang membawa kerugian, dan carilah amalan-amalan baik yang membawa manfaat bagi kehidupan,” tutup Supriyadi S.Ag.
Selain kegiatan siraman rohani, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengumuman dan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang telah dilaksanakan pada hari Jum’at kemarin (30/08).- Jurnalis

(Para pemenang lomba Pidato Qoriah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *