SMKMITA KEMBANGKAN KOMPETENSI KEAHLIAN PESERTA DIDIK MELALUI PRA-LSP

Berita Unggulan

Taman, Sidoarjo – Guna mengembangkan kompetensi keahlian peserta didik dalam bidang kejuruannya, SMKMITA kembali meluncurkan Ujian Pra-LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) setelah ditiadakan selama setahun karena adanya pandemi COVID-19. Ujian Pra-LSP ini akan berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 21 Juni sampai 25 Juni nanti.

Kegiatan Pra-LSP kelas 10 TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). (Farah-J)

Kegiatan Pra-LSP menjadi salah satu kegiatan untuk mengetes kemampuan seluruh siswa kelas 10 dan kelas 11. Kegiatan ini tidak hanya akan memudahkan bapak/ibu guru dalam mengetahui kemampuan peserta didiknya dalam mencapai keahlian mereka masing-masing, namun kegiatan ini juga bertujuan untuk mengukur keahlian peserta didik, dan memastikan peserta didiknya berkompeten pada bidang yang mereka pelajari selama satu tahun.

Hal itu di sampaikan oleh Shafyna El Baatul, S.Ds selaku sekretaris pelaksana Pra-LSP saat wawancara siang tadi. Senin, (21/6)

Rizky Dio yang menjadi pengawas Ujian Pra-LSP jurusan TKJ hari ini menyampaikan, bahwasanya ujian Pra-LSP antara kelas 10 dan kelas 11 digabung dalam satu ruangan, yakni di Lab Umum. Namun, materi yang diujikan tidak sama. Jika siswa kelas 10 diuji Konfigurasi Kabel UTP & Access Point, maka materi yang diujikan pada kelas 11 yakni Konfigurasi Router Mikrotik.

Kegiatan Pra-LSP kelas 10 OTKP (Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran). (Farah-J)

“Kegiatan Pra-LSP tadi berjalan lancar, karena kemarin anak-anak juga diberikan bimbingan selama beberapa hari dan materinya juga disesuaikan dengan apa yang di ajarkan,” ucap Rizky.

Rizky melanjutkan, bahwasanya beliau sebagai guru memilih materi untuk ujian Pra-LSP itu sesuai dengan dunia kerja. Jadi, materi yang diujikan itu tidak selalu seperti apa yang mereka pelajari setiap harinya.

Sementara Shafyna menambahkan, “Saya berharap anak-anak bisa mengikuti Pra-LSP dengan sebaik-baiknya, agar mereka sudah siap ketika terjun ke dunia kerja, serta anak-anak benar-benar meresapi ujian ini agar mereka bisa mengimplementasikan saat berada di dunia kerja,” tandas Shayfana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *