SMKMITA SOSIALISASIKAN PENTINGNYA PENGEMBANGAN KARAKTER DAN BUDAYA KERJA

Tak Berkategori

Taman, Sidoarjo – Sebagai penguat profil pelajar Pancasila, SMKMITA tak henti-hentinya membekali para siswanya untuk melakukan sikap yang mencerminkan butir-butir Pancasila. Oleh karena itu, pada hari ini SMKMITA menggelar sosialisasi mengenai hal tersebut dengan bertema ‘Pengembangan Karakter Dan Budaya Kerja Berbasis Profil Pelajar Pancasila’. Rabu, (04/08)

Dalam sambutannya, Eko Muji Wibowo, S.Pd selaku Kepala SMKMITA menjelaskan harapannya untuk kegiatan ini, bahwasanya sosialisasi ini adalah upaya sekolah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menghadapi dunia persaingan industri pada berjalannya waktu.

“Saya berharap kalian bisa langsung diterima di bidang industri ataupun nantinya kalian akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 08.00 s/d 11.30 WIB, dengan menggunakan media Zoom serta live streaming YouTube. Sosialisasi ini diikuti semua siswa, mulai dari kelas X hingga XII, dan beberapa wali murid. Dengan menghadirkan dua pemateri, yaitu Suhadak., S.Pd., M.Si selaku pengawas SMK Muhammadiyah 1 Taman dan Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT selaku pimpinan Maspion IT.

Pada kali ini, pemateri kita yaitu Pak Suhadak menjelaskan tentang materi profil pelajar Pancasila & budaya kerja. Beliau berkata bahwa, pelajar Pancasila adalah pelajar sepanjang hayat dan pelajar Indonesia dituntut memiliki kompetensi global (mendunia), yang tidak hanya memiliki kompetensi budaya Indonesia saja. Kompetensi ini juga harus diimbangi dengan sikap sesuai profil pelajar Pancasila.

Penyampaian materi tentang Pengembangan Karakter dan Budaya Kerja. (Farah-J)

“Projek profil Pancasila nanti harus disesuaikan oleh kondisi/situasi masyarakat SMKMITA dan harus disesuaikan sesuai dengan kebutuhan sekolah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, beliau juga menjelaskan tentang bagaimana filosofi pendidikan, prinsip PPP (Profil Pelajar Pancasila), serta dimensi dan sub elemen dari profil pelajar Pancasila.

Kemudian sebagai penutup, ia mendorong semangat para siswa dengan mengatakan bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan dari berapa nilainya. Tetapi justru, kesuksesan seseorang ditentukan dari kepekaan jiwa emosional dan sosialnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *