TAK MAU KALAH PRODUKTIF DARI SISWA, BEGINI SALAH SATU KEGIATAN ANGGOTA GUYUB AISYIYAH SMKMITA

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Slider

Taman, Sidoarjo — Beberapa waktu belakangan ini, banyak siswa-siswi SMKMITA (SMK Muhammadiyah 1 Taman) yang saling berlomba untuk terjun dan mengembangkan bakat mereka. Bisa dikatakan, mereka luar biasa aktif dan produktif. Baik itu dari kalangan siswa, maupun siswi, seluruhnya saling berlomba untuk meraih prestasi.

Menariknya, tidak hanya menuntut siswa dan siswi untuk aktif, produktif sekaligus berprestasi, SMKMITA juga turut menuntut rekan-rekan gurunya untuk melakukan hal yang serupa.

Ibu Erma Handayani dan ibu Anis Sudaryaningsih menghias kue dalam kegiatan Aisyiyah. (Shabrina/Jurnalis)

“Ini guyub Aisyiyah di SMKMITA. Guyub yang dibuat untuk menjalin tali silaturrahim antara Ibu-ibu guru, istri Bapak guru dan saudara-saudara se-SMKMITA,” tegas Bina Mufidah, selaku Ketua Pelaksana acara pertemuan Aisyiyah SMKMITA saat berpidato di Aula SMKMITA, Sabtu. (3/08)

Guyub Aisyiyah ini baru saja melaksanakan sebuah acara sederhana dan penuh kekeluargaan di Aula SMKMITA, dimana acara yang berlangsung yakni membuat aneka kerajinan dari sampah plastik dan menghias kue.

Beranggotakan guru-guru wanita berikut istri dari guru-guru pria, guyub Aisyiyah SMKMITA ini memang cukup sering membuat acara-acara sederhana. Sekaligus menjadi media bagi guru-guru wanita untuk mengembangkan bakat aktif dan produktifnya.

“Tidak hanya dibuat untuk silaturrahim, Aisyiyah SMKMITA juga dibuat untuk mencari dana sosial. Dan dana nya itu bisa digunakan untuk menjenguk keluarga yang sakit, atau Ibu yang melahirkan,” kata Bina Mufidah yang juga dikenal sebagai guru Bahasa Indonesia di SMKMITA tersebut.

“Kami juga sangat terbuka sekali, apabila ada Ibu dan saudara SMKMITA yang memiliki bakat. Bisalah di presentasikan di forum ini, jadi kita sama-sama belajar aktif dan produktif seperti murid-murid kita,” tambahnya.

Bina Mufidah juga mengatakan kalau Aisyiyah SMKMITA tidak selalu harus mencari narasumber dari luar. Sebab Ibu-ibu guru dan saudara Aisyiyah SMKMITA cukup banyak yang mampu menjadi seorang narasumber dengan penguasaan bakatnya masing-masing. Oleh karenanya “yang tidak tahu jadi tahu” saat forum berlangsung.

“Seru. Menyenangkan banget. Tambah banyak ilmu, dan semakin mempererat keakraban dengan yang lain,” tutup Rully selaku guru BK SMKMITA yang juga merupakan anggota dari Guyub Aisyiyah SMKMITA.

Penulis. Salsa Nabila Azzahra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *