PT. TELKOM AJAK SISWA FORTASI SMKMITA UNTUK KETAHUI CORE VALUES AKHLAK

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Slider

Taman, Sidoarjo – Masih di tengah-tengah suasana pandemi Covid-19, mengharuskan fortasi tahun ini masih diadakan secara daring seperti yang dilakukan pada tahun lalu. Hari ini sudah terhitung hari ketiga pelaksanaan fortasi online dari SMK Muhammadiyah 1 Taman yang dimulai dari Senin kemarin. Rabu, (14/07)

Pengenalan kepada pemateri dari PT. TELKOM Indonesia area Sidoarjo, yaitu Tatik Herawati, S.Si., M.Sc dan Vidhita Parama Isvar. (Farah-J)

Tak jauh berbeda pada hari pertama, fortasi kedua ini juga berlangsung pada pukul 07.00 s/d 10.15 WIB dan masih melalui media App Zoom serta live streaming YouTube. Bedanya, pada kali ini SMKMITA menghadirkan 2 orang pemateri dari PT. TELKOM Indonesia area Sidoarjo, yaitu Tatik Herawati, S.Si., M.Sc dan Vidhita Parama Isvari, yang menjelaskan Core Values AKHLAK sebagai isi materi.

Core Values AKHLAK yang merupakan arti dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif ini adalah identitas dan perekat budaya kerja yang mendukung peningkatan kerja yang berkelanjutan. Tatik Herawati selaku pemateri mengatakan bahwa tema fortasi kali ini yaitu ‘Membangun Generasi KEREN Untuk Mewujudkan Pelajar Pancasila’, tidak hanya menjadi sebatas kata-kata, melainkan agar diwujudkan untuk menjadi budaya SMKMITA.

“Jadi kalau sudah menjadi budaya, diharapkan nanti kinerja atau tanggung jawab yang diberikan bisa dipegang teguh. Hal itu harus ditanamkan dan dijadikan nilai internalisasi kita,” tutur Tatik Herawati.

Pemateri Vidhita Parama Isvari menjelaskan tentang bagaimana implementasi para Culture Agent dari Telkom Sidoarjo.

Tak hanya itu, Vidhita Parama Isvari juga menjelaskan tentang bagaimana implementasi para Culture Agent dari Telkom Sidoarjo. Pertama-tama, beliau menjelaskan tentang struktur Culture, seperti siapa-siapa saja yang menjadi anggotanya dan apa arti dari masing-masing Culture. Lalu dilanjutkan dengan bagaimana cara mengembangkan Core Values AKHLAK.

“Culture Leader ini mempunyai tim, yang terdiri dari Culture Champion. Nah, para Culture Champion ini juga punya bawahan lagi namanya Culture Agent, seperti Bu Tatik. Lalu, tiap Culture Agent juga memiliki tim yang bernama Culture Booster, karena saya di bawah unit yang dipimpin oleh Bu Tatik, jadi saya termasuk dalam Culture Booster,” jelasnya.

Pada masa pandemi seperti ini, banyak kegiatan yang diberhentikan. Justru dengan hal itu kita bisa mengembangkan budaya akhlak kita sehari-hari yang diharapkan nantinya bisa menjadi lebih baik lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *