WUJUDKAN IMPLEMENTASI SEKOLAH BEBAS PERUNDUNGAN, SMKMITA ADAKAN SEMINAR BULLYING

Berita Unggulan, Kegiatan Sekolah, Slider

Taman, Sidoarjo – SMKMITA gelar seminar penerapan sekolah bebas perundungan (bullying) yang bertempat di Masjid Al-Mu’minin pada hari Selasa, (22/11) pukul 09.00 s/d 11.00 WIB. Tujuan acara ini diadakan untuk membekali sekaligus mengantisipasi siswa agar tidak menjadi pelaku mau pun korban bullying.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Yupiter Sulifan, M.Psi sebagai pemateri, para guru SMKMITA, dan siswa kelas X dan XI semua jurusan.

Rangkaian kegiatan ini didahului dengan pembukaan yang di moderatori oleh Putri Amanda dan Nabila salma, dilanjutkan dengan dengan sambutan waka kesiswaan SMKMITA, sambutan ketua pelaksana, dan pemaparan materi anti perundungan yang berbasis Profil Pelajar Pancasila.

“Kegiatan hari ini sangat bagus dan sangat baik sekali karena ini membekali siswa bisa bersikap dalam menghadapi bullying baik disekolah maupun di luar sekolah dan di lingkungan tempat tinggal,” jelas Yupiter Sulifan, M.Psi selaku pemateri.

Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan kondusif, dikarenakan para siswa siswi sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh Yupiter yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Tak sampai di sana saja, para siswa siswi diberikan sesi tanya jawab tentang materi yang sudah disampaikan.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan permainan di mana permainan itu siswa siswi dibagi menjadi 4 kelompok, setiap kelompok memiliki ketua kelompok dan diberi 3 lembar kertas, di mana di setiap kertas itu terdapat soal yang harus dijawab oleh para anggota kelompok. Setelah selesai mengerjakan soal tersebut, pemateri menunjuk salah satu anak untuk menjelaskan apa yang sudah dijawab tadi.

Setelah itu dilanjutkan dengan penutup dan doa yang dipimpin oleh Yupiter.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini harus sering dilakukan dengan berbagai latar belakang narasumber, karena dari latar belakang narasumber itu, wawasan-wawasan baru akan didapat siswa tentang bullying, baik dampaknya maupun cara mengatasinya karena jika informasi-informasi itu tidak didapatkan siswa, khawatir sering terjadi bullying di sini,” harap Yupiter Sulifan, M.Psi, selaku pemateri kegiatan hari ini. (Putri Jr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *